On Watch Collecting & Cars

Project Info

Project Description

Kolumnis kita, Dr Bernard Cheong adalah duta Fondation de la Haute Horlogerie dengan lebih dari 3,000 koleksi arloji mewah dan pengetahuan tentang horologi yang tiada duanya. Di edisi kali ini ia berbagi cerita tentang hubungan erat antara hobi mengoleksi jam tangan dan mobil.

Selama tiga dekade mengoleksi arloji sejak sebelum tahun 1990, dan punya ketertarikan serius pada mobil, saya punya dua kelompok besar percakapan yang hingga kini masih tetap ada. Yaitu yang jawaban benarnya semakin banyak dan yang jawabannya berubah dari benar ke salah (atau sebaliknya). Berikut beberapa di antaranya:

 

Mengapa arloji atau mobil yang tidak langka bisa terjual dengan harga lebih tinggi atau terkadang cepat sekali diapresiasi?

Contohnya arloji sport steel Rolex dan model Porsche 911. Permintaan, penjualan kembali, dan turnover untuk model-model seperti itu bisa sangat luar biasa. Percakapannya harus selalu seputar kedalaman pasar yang tidak biasa untuk produk-produk ini. Perilaku pembeli, banyaknya orang yang mencarinya, bisa mengubah harga, permintaan, sehingga harga jual bisa sangat tinggi.

Mengapa ada orang yang mau membeli arloji tua yang kotor dan warnanya sudah pudar?

Saya yakin kondisi dan keindahan suatu jam tangan hampir bisa dipastikan akan menang dibanding kelangkaan. Satu-satunya pengecualian adalah JIKA arloji atau mobil itu milik selebriti, tokoh sejarah, atau ada kaitannya dengan kejadian bersejarah.

 

Jadi, apakah saya harus membersihkan arloji saya jika ingin menjualnya?

Ya. Beberapa forum di internet dan YouTube tentang jam tangan banyak membahas soal orisinalitas dan bahwa kita sebaiknya tidak memoles arloji tua. Tapi pada kenyataannya, pembeli yang aktif mencari akan lebih mungkin untuk mengeluarkan uang demi arloji yang indah daripada yang terlihat kusam. Teknologi pasca-2020 memungkinkan sebagian besar kota modern memiliki tempat restorasi yang sangat mumpuni, sering kali dengan para pembuat arloji yang cukup terampil untuk memperbaiki baret atau penyok yang dalam, bahkan mencarikan dial yang orisinal, membuat alat yang spesifik untuk membuka dan memperbaiki arloji yang sangat langka. Agustus 2021 lalu, seorang pembuat jam tangan yang sangat terampil di Singapura membuat dua alat khusus demi supaya dia bisa membuka case Cabestan saya untuk diservis rutin. Hal seperti ini tidak akan mungkin bisa sebelum tahun 2020.

Optimalisasi jam tangan atau mobil?

Tentu saya lebih memilih barang yang 100% orisinal. Tetapi ada kalanya bahkan saya pun tidak akan tahu. Selama ada komponen dari pabrik aslinya dari era yang sama, bisa saja ada dial atau komponen yang telah diganti untuk memperbaiki arloji atau mobil. Dengan komponen pabrik yang 100% sama, berasal dari era yang sama. Ini menjadi topik argumentasi untuk Rolex Submariner yang 100% komponen orisinalnya ditukar, antara dua jam tangan orisinal dari tahun pembuatan yang sama, hanya untuk mengoptimalkan harga salah satunya. Ini masih bisa diperdebatkan lagi.

 

Kolektor jam tangan tidak seberkembang seperti pencinta mobil dalam hal beradaptasi dengan teknologi.

Ya, ini paling terlihat ketika menyangkut penggunaan nomor seri. Kita membutuhkan kumpulan data dan akses tambahan untuk nomor seri dan kode demi membantu pemilik, penjual, dan bahkan pihak keamanan melacak sejarah arloji, bagaimana pembuatannya, apa (model) jarum atau case jamnya dan sebagainya, serta kapan pembuatannya. Terkadang bisa sangat mengesalkan melihat begitu banyaknya kerahasiaan di kalangan perusahaan pembuat jam tangan yang menolak mengungkapkan data kepada pemilik.

Simak liputan lengkapnya di CGW Indonesia Edisi 17/2021.

Copy link
Powered by Social Snap