Golden Horses

Hermès menunjukkan kreativitas mereka melalui jam saku Slim d’Hermès pocket Masan Masan yang hadir dalam balutan kombinasi berbagai teknik

Hermès secara konsisten terus menunjukkan kreativitas mereka yang tak terbatas di berbagai spektrum kerajinan tangan. Sebagai contoh, merek asal Prancis ini beberapa saat yang lalu menunjukkan keahliannya dengan menciptakan pocket watch atau jam saku yang masuk ke dalam kategori “Pièces d’exception” atau koleksi exceptional piece mereka. Kreasi yang dinamakan dengan Slim d’Hermès pocket Masan Masan ini menjadi kreasi one-of-a-kind terbaru yang memadukan keahlian mereka dalam mengolah kulit dan haute horlogerie dalam sebuah arloji saku yang unik.

 

Jika melihat kembali ke dalam sejarah, ini bukanlah jam saku pertama yang dibuat oleh Hermès dalam kategori ini. Sebagai contoh, sebelumnya Maison ini telah memadukan proses engraving dan enamelling dalam jam saku Arceau Pocket Cheval Punk yang juga memiliki komplikasi tourbillon minute repeater. Setelahnya, Hermès juga telah menyatukan keahlian leather craftsmanship mereka untuk menciptakan jam saku Arceau Pocket Aaaaargh! unik dengan menampilkan T-Rex dari syal sutra Aaaaargh! yang dirancang oleh Alice Shirley.

Untuk jam saku yang diluncurkan oleh Hermès belum lama ini, hasil akhir dari Slim d’Hermès pocket Masan Masan menggabungkan desain dari bulu kuda yang unik dan berharga dengan marquetry, seni kerajinan yang menerapkan potongan dekoratif nan tipis pada suatu struktur untuk membentuk pola dekoratif dalam sebuah desain. Hadir dalam case emas putih berukuran 45mm dengan bagian lug yang menonjol, keunikan utamanya terletak pada bagian visual luar yang menampilkan 2 rupa kuda berwarna kontras dengan posisi layaknya yin and yang, menyoroti perpaduan antara gaya dan keahlian Hermès. Kedua kuda itu dibuat menggunakan braided horsehair atau bulu kuda dengan teknik dikepang dalam balutan teknik engraving dari rose gold.

 

Bagian cover jam saku dan dial yang unik ini hadir dari sebuah interpretasi akan motif scarf sutra Masan & Masan karya desainer Thailand Terawat Teankaprasith. “Masan” dalam bahasa Thailand berarti “woven horse.” Pada scarf Masan & Masan, gambar kedua kuda terbuat dari teknik anyaman tradisional Negeri Siam yang biasa digunakan untuk menghasilkan keranjang, topi, atau juga patung binatang. Teknik anyaman tradisional ini melibatkan proses mengumpulkan “water hyacinth” atau eceng gondok dalam jumlah banyak, mengeringkannya di bawah sinah matahari, dan kemudian menenunnya dengan tangan.

Untuk membuat anyaman pada bagian cover dan dial jam yang terinspirasi oleh teknik pembuatan keranjang oriental pada Slim d’Hermès Masan Masan, para pengrajin dari Hermès dengan cermat memilih warna bulu kuda yang berbeda, memotongnya, lalu merekatkannya satu per satu dengan sabar guna menyusun motifnya. Menggabungkan kecemerlangan dan hasil kontras secara halus, pengukir dan pengrajin Hermès menghidupkan profil kuda kedua dengan membentuk relief dan kedalaman dari emas yang dibuat menggunakan pahat tradisional.

 

Di balik keindahan visualnya, jam saku ini ditenagai oleh mechanical self-winding movement Manufacture Hermès H1950 berukuran ultra-thin yang memiliki cadangan daya selama 48 jam. Sebagai pelengkap, satu hal yang menambah keistimewaan desainnya ialah tali buaya yang menonjolkan warna keemasannya dengan elegan.

Kreativitas Hermès memang tampak tak terbatas, ditandai dengan rasa estetika bersahaja yang membedakannya dari pendekatan yang dilakukan oleh banyak pabrikan lain. Koleksi jam luar biasa mereka selalu membutuhkan perhatian berulang kali untuk benar-benar menghargai keahlian yang diperlukan untuk mencapai hasil yang mengagumkan, karena sering kali jam mereka menampilkan teknik dan keterampilan yang jarang digunakan oleh pembuat jam tangan ternama lainnya.

 

Hal ini terlihat pada jam saku Slim d’Hermès pocket Masan Masan yang unik, di mana kerajinan seni marquetry yang biasanya dibuat dengan potongan-potongan kecil dari berbagai jenis kayu, mengalami perubahan yang tidak terduga dengan menggunakan tenunan bulu kuda, sehingga menghasilkan karya yang indah.

Kreasi ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Slim d’Hermès pocket Masan Masan menegaskan kembali bakat luar biasa Hermès yang mampu mengubah desain khas yang diambil dari koleksi scarf mereka menjadi sebuah karya seni untuk pergelangan tangan maupun saku dari sang pemilik nantinya.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap
×