FROZEN IN MOTION

Kolaborasi terbaru Hublot dan Daniel Arsham ini menyingkap dimensi waktu yang mengalir di antara seni kontemporer dan teknik horologi mutakhir

Sejak pertama kali berkolaborasi pada tahun 2023 lewat MP-16 Arsham Droplet, Hublot dan Daniel Arsham telah membangun dialog kreatif yang memadukan horologi dengan seni kontemporer. Dalam proyek terbarunya, MP-17 Meca-10 Arsham Splash Titanium Sapphire, waktu seolah berhenti berjalan dalam garis lurus. Arsham kembali mengeksplorasi gagasan tentang runtuhnya batas antara masa lalu dan masa depan, menjadikan setiap detik terasa cair dan tak terikat.

Terinspirasi dari bentuk dan gerak air, karya ini mewujudkan kelenturan dan dinamika dalam konstruksi yang menyerupai cipratan yang membeku di udara. Jam tangan ini bukan hanya hasil rancangan estetis, tetapi juga sebuah percakapan antara keabadian dan kefanaan, antara transparansi dan ketegangan yang dirangkai dengan presisi dan imajinasi oleh dua dunia berbeda tapi mampu saling melengkapi.

Kolaborasi ini memadukan filosofi Art of Fusion milik Hublot dengan pendekatan “arkeologi fiksional” khas Daniel Arsham, di mana benda-benda masa kini dibayangkan sebagai artefak dari masa depan. Setiap lekukan pada case berdiameter 42mm menampilkan bahasa desain yang mengalir dan transformasional. Material seperti kristal safir, titanium, dan karet berpadu membentuk siluet yang ringan sekaligus futuristik.

Pada pelat jam, bukaan berbentuk cipratan air menjadi evolusi langsung dari motif tetesan pada MP-16, seolah menangkap momen gerak yang membeku dalam waktu. Di titik pertemuan antara inovasi material dan eksplorasi konsep waktu inilah, Hublot dan Arsham berhasil menciptakan karya yang melampaui fungsi dan menembus batas persepsi. Transparansi pada MP-17 Meca-10 Arsham Splash tidak hanya menjadi keputusan estetis, melainkan pernyataan tentang keterbukaan dan kejujuran mekanis.

Permukaan safir buram dan bahan titanium berfinis microblasted memperlihatkan mesin jam manual HUB1205 buatan mandiri, lengkap dengan struktur skelet yang menampilkan indikator cadangan daya secara terbuka. Aksen hijau khas Arsham memberi napas pada keseluruhan desain, menerangi angka, penanda waktu, serta jarum jam dan menit dengan kilau lembut yang vibran.

Paduan kontras antara material buram dan kilau safir menciptakan irama visual yang mengingatkan pada aliran air ketika terpapar oleh cahaya. Di setiap pantulan dan bayangan, transparansi berpadu dengan temali karet hitam bertekstur Charmille yang dihiasi monogram Arsham, yang diamankan dengan pengaman bermekanisme deployant dari bahan titanium.

Bagi Julien Tornare, CEO Hublot, karya ini melanjutkan semangat jenama dalam mendorong batas inovasi melalui kolaborasi lintas disiplin. Ia menuturkan bahwa MP-17 Meca-10 Arsham Splash Titanium Sapphire merupakan “undangan untuk melihat waktu dari sudut pandang yang baru,” di mana presisi teknis bertemu ekspresi artistik. Sementara itu, Arsham menerangkan bahwa rancangan ini adalah eksplorasi tentang gerak yang tertahan, “struktur transparan yang menangkap kejernihan dan dinamika air.”

Pertemuan pandangan ini memperlihatkan bagaimana Art of Fusion tidak hanya berbicara tentang pencampuran material, tetapi juga cara berpikir yang menggabungkan dua dunia dengan bahasa yang sama. Di sinilah seni dan rekayasa bertemu dalam harmoni yang menciptakan makna baru tentang waktu dan bentuk. Dibatasi hanya 99 unit di seluruh dunia, MP-17 Meca-10 Arsham Splash Titanium Sapphire meleburkan pemahaman awam mengenai fungsi tradisional sebuah jam tangan. Ditenagai mesin HUB1205 buatan Hublot, jam tangan ini memiliki cadangan daya menakjubkan hingga 240 jam, yang setara dengan 10 hari penuh tanpa perlu diatur ulang.

Pencapaian ini dimungkinkan oleh rancangan mekanisme twin-barrel yang saling terhubung, memastikan aliran energi tetap stabil dari awal hingga akhir. Dengan ketahanan air 50 meter dan keseimbangan struktural yang presisi, ia tampil sebagai objek imajinasi sekaligus karya kontemplatif tentang bentuk dan waktu. Melalui kolaborasi ini, Hublot dan Daniel Arsham tidak hanya menciptakan jam tangan, tetapi menghadirkan peristiwa artistik yang menangkap aliran dunia seni dan horologi dalam satu wujud abadi.

Penulis: Billy Saputra

Share via
Copy link
Powered by Social Snap
×