THE NEW ERA
Kembalinya merek TAG Heuer sebagai Pencatat Waktu Resmi Formula 1 pada tahun 2025, dan peran Antoine Pin untuk mengarahkan merek ini ke era baru
Formula 1 Singapore Grand Prix yang terkenal sebagai balapan pertama yang diadakan di malam hari dalam sejarah F1 sejak 2008, adalah salah satu acara paling bergengsi dan ditunggu dalam kalender F1. Tahun ini, TAG Heuer mengundang kami dari Collector’s Guide-WATCHES Indonesia untuk mengunjungi Paddock Club Formula 1 Grand Prix di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Singapura, pada 3 Oktober lalu. Selain menghadiri dan meliput acara ajang balap mobil bergengsi ini, kami pun diberi kesempatan untuk mewawancara salah seorang yang berperan penting dalam kembalinya merek TAG Heuer sebagai Pencatat Waktu Resmi Formula 1 pada tahun 2025, yaitu Antoine Pin, CEO TAG Heuer yang namanya sudah tidak asing lagi di industri jam tangan mewah Swiss.
Ia kembali ke merek tempat ia memulai kariernya tiga dekade lalu, yang menandai masa jabatan ketiganya di merek tersebut, dan diakuinya sebagai dan sebuah kepulangan yang sangat personal. Berikut rangkuman perbincangan kami dengan sang veteran di LVMH yang memulai perjalanan pembuatan jam tangannya di TAG Heuer pada tahun 1994 ini.
Bagaimana kolaborasi TAG Heuer dengan Formula 1 memengaruhi pengembangan dan desain jam tangan ke depan? Adakah rencana mendatang yang dapat dibagikan kepada publik?
TAG Heuer baru saja memperpanjang kerja sama dengan Red Bull untuk enam tahun ke depan, setelah lima tahun kemitraan sebelumnya. Perlu diingat, TAG Heuer tidak pernah benar-benar meninggalkan Formula 1—hubungan ini telah terjalin selama sekitar 60 tahun. Bahkan kami memiliki koleksi bernama Formula 1, yang menunjukkan betapa dekatnya merek ini dengan dunia balap sejak dulu. Formula 1 adalah sumber inspirasi yang sangat kuat bagi TAG Heuer. Meski hubungan ini tetap konsisten, ada hal-hal baru yang ingin kami lakukan bersama para mitra kami, proyek yang belum pernah ada sebelumnya.
Saya yakin dalam beberapa tahun ke depan, mungkin dalam dua hingga dua setengah tahun ke depan, kami akan menghadirkan sesuatu yang benar-benar baru yang lahir langsung dari dunia Formula 1. Semua itu sudah masuk dalam rencana. Intinya, kami sedang mengerjakan proyek-proyek produk yang hanya mungkin dilakukan berkat kemitraan ini. Namun untuk saat ini, detailnya masih belum bisa diungkap.
Anda pernah bekerja sama dengan TAG Heuer sebelumnya dan kini kembali lagi. Apa momen paling berkesan bagi Anda? Apakah ada sesuatu yang terasa berbeda?
Hal pertama yang langsung terlintas di pikiran saya adalah betapa menyenangkannya bekerja dengan tim TAG Heuer. Dari Basel Fair hingga berbagai seminar, saya selalu bertemu orang-orang yang luar biasa, penuh energi, humor, dan benar-benar menikmati hidup. Bekerja bersama mereka tidak pernah terasa membosankan—selalu inspiratif. Semua itu juga menjadi sumber inspirasi bagi saya.
Semangat yang sangat membekas di ingatan. TAG Heuer bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang membawa kegembiraan dan antusiasme, pertama-tama kepada tim internal, lalu kepada para klien. Saya juga punya banyak kenangan seru dengan para agen dan distributor yang penuh semangat dan suka merayakan momen bersama. Bagi saya, TAG Heuer selalu terasa seperti sebuah perayaan—merek yang bahagia dan penuh kehidupan. Yang terpenting, semangat itu tetap sama hingga sekarang, dan tugas saya adalah memastikan semangat tersebut terus hidup.
Bisakah Anda menjelaskan tentang kampanye TAG Heuer 2025 “Designed to Win” serta peran merek ini sebagai Official Timekeeper Formula 1?
Kampanye “Designed to Win” mencerminkan kekuatan batin yang dimiliki setiap orang saat menghadapi tekanan. Kampanye ini menekankan bahwa di dalam diri kita terdapat potensi besar yang bisa dipicu untuk meraih pencapaian luar biasa. Kita sering mendengar kisah orang-orang yang melampaui batas kemampuan normal—seperti seorang ibu yang mampu mengangkat mobil dalam situasi darurat, atau pelari maraton yang berhasil menembus batas kelelahan di kilometer ke-30. Filosofi ini tidak hanya berlaku di dunia olahraga. Ia relevan dalam bisnis, kuliner, seni, maupun kehidupan sehari-hari. Formula 1 menjadi representasi sempurna dari semangat tersebut, di mana presisi, ketahanan mental, dan tekad menjadi kunci. Bagi TAG Heuer, kesuksesan adalah permainan pikiran. Kampanye ini melanjutkan keyakinan lama merek tentang inner strength: setiap orang memiliki potensi tersembunyi yang menunggu untuk diungkap. Jam tangan TAG Heuer menjadi simbol pengingat akan kekuatan itu.
Majalah kami ditujukan untuk kolektor jam tangan di Indonesia. Menurut Anda, elemen apa dari TAG Heuer yang paling menarik bagi kolektor Indonesia, baik yang muda hingga kolektor senior?
Jawabannya sederhana: tidak ada merek lain yang menguasai dunia pencatatan waktu seperti TAG Heuer. Sejak awal berdiri, DNA TAG Heuer berakar pada presisi dan chronograph. Sejarah kami dimulai dari paten tahun 1860 yang meningkatkan akurasi pengukuran waktu, dan sejak itu kami terus menghadirkan inovasi—mulai dari Mikrograph hingga Microtimer—yang mendorong batas presisi. Selama sekitar 20 tahun, dari 1958 hingga 1978, TAG Heuer bahkan hanya memproduksi chronograph, bukan jam tangan biasa. Hubungan erat dengan dunia balap dan motorsport, termasuk Ferrari, semakin menegaskan posisi tersebut. Bagi kolektor, membeli TAG Heuer berarti memiliki master of chronograph. Sama seperti Breguet dikenal dengan tourbillon dan Patek Philippe dengan komplikasinya, TAG Heuer dikenal karena chronograph-nya. Chronograph TAG Heuer selalu menjadi inti dalam koleksi, bahkan di koleksi multibrand. Ikon seperti Carrera sejak 1963 menunjukkan keterkaitan erat dengan dunia balap dan motorsport, menjadikan presisi waktu dan semangat balap terasa nyata dalam setiap jam tangan. Itulah esensi yang membuat TAG Heuer menarik bagi para kolektor.



