PLAYFUL TIME

Krayon Pac-Man memadukan kemewahan horologi berbalut platinum dengan nostalgia arkade dari tahun 80-an

Krayon, produsen jam tangan independen asal Neuchâtel, Swiss, baru saja memikat dunia horologi dengan karya terbarunya. Siap memulai debutnya di ajang Time To Watches yang akan diselenggarakan di Jenewa pada April 2026, seri Krayon Pac-Man hadir sebagai koleksi sangat terbatas yang hanya tersedia 15 unit di seluruh dunia. Dengan memadukan kemewahan material platinum dan salah satu ikon budaya pop paling universal tahun 1980-an, Krayon membuktikan bahwa mekanisme paling rumit sekalipun mampu tampil jenaka dan memancing senyum bagi siapa pun yang mengenakannya.

Lahir dari visi pasangan kreatif Rémi Maillat (pembuat jam tangan, insinyur, dan pendiri Krayon) dan Fei Hou, proyek ini merupakan jembatan antara dua masa kecil yang berbeda namun disatukan oleh emosi yang sama. Fei, yang tumbuh di Beijing, mengenang Pac-Man sebagai sebuah permainan seru di komputer rumahnya, sementara Rémi, yang tumbuh di Swiss, merasakannya melalui keriuhan aula arkade.

Perbedaan latar belakang ini justru melahirkan sinergi intelektual yang luar biasa. Dengan cangkang berdiameter 39 mm yang terbuat dari Platinum PT950, salah satu logam paling prestisius dalam pembuatan jam tangan, Krayon menghadirkan sebuah panggung bagi karakter kuning kecil yang legendaris tersebut untuk melintasi dimensi waktu.

Di balik kejenakaan visualnya, jam tangan ini ditenagai oleh Kaliber C030 yang sangat kompleks, terdiri dari 432 komponen dengan cadangan daya hingga 72 jam. Inti dari mesin ini adalah komplikasi “Anywhere” yang dipatenkan, sebuah pencapaian teknis yang memungkinkan pemakainya menentukan lokasi geografis spesifik untuk menampilkan waktu matahari terbit dan terbenam secara akurat. Dalam edisi Pac-Man ini, mekanisme tersebut diadaptasi secara brilian, di mana karakter Pac-Man bertindak sebagai indikator siang dan malam pada piringan 24 jam.

Titik-titik (dots), buah-buahan, dan para hantu muncul sesuai dengan siklus cahaya di lokasi yang dipilih. Ketika Pac-Man mencapai “cookie” besar yang melambangkan matahari terbenam, mode malam pun dimulai. Pada saat tengah malam, geng hantu—Blinky, Pinky, Inky, dan Clyde—akan berubah warna menjadi biru, persis seperti dinamika dalam permainan (game) aslinya, sebelum kembali ke warna asal mereka saat fajar menyingsing.

Estetika jam tangan ini sangat setia pada versi asli gim tahun 1980. Di atas dial oniks hitam yang dipoles hingga mencapai kedalaman warna seperti malam hari, labirin Pac-Man dicetak secara halus menggunakan teknik pad printing transparan. Labirin ini hanya akan menampakkan dirinya ketika cahaya jatuh pada sudut tertentu, menciptakan interaksi yang intim antara jam tangan dan pemiliknya.

Detail kecil lainnya seperti tipografi pikselasi pada tulisan “MIDDAY”, “MIDNIGHT”, serta logo Krayon yang dibuat dalam bentuk kartouche piksel, menambah koherensi desain yang menarik. Setiap unit dari 15 jam tangan ini memiliki keunikan tersendiri, seperti contohnya posisi hantu dan jenis buah seperti ceri atau stroberi bervariasi antara satu jam dengan yang lainnya, memberikan sentuhan personalisasi tingkat tinggi bagi para kolektor.

Rémi Maillat menegaskan: “Kami sangat berkomitmen untuk membuat jam tangan yang dirancang agar tahan lama dan melampaui tren mode. Ini adalah benda-benda luar biasa, dibuat untuk menemani seumur hidup. Sebuah benda pribadi, sangat unik, terhubung dengan tempat yang kami rasakan memiliki ikatan khusus — sebuah titik geografis di dunia, tetapi yang terpenting adalah cahaya, matahari, yang membentuk ritme kehidupan dan membangkitkan referensi intim serta kenangan berharga.”

Kehadiran Krayon Pac-Man seolah menegaskan bahwa inovasi jam tangan tak lagi sekadar soal kerumitan mesin, melainkan visi dalam memaknai waktu itu sendiri. Terinspirasi dari pandangan Fei Hou, gim Pac-Man adalah bukti nyata bagaimana keterbatasan pada waktu itu justru melahirkan karya seni yang melampaui zaman. Perpaduan antara presisi horologi dan warisan budaya pop, namun dengan kemasan dan konsep yang menarik inilah yang menjadikannya jam ini layak menjadi objek buruan yang sangat istimewa bagi para kolektor kelas atas.

Penulis: Yessar Rosendar

Share via
Copy link
Powered by Social Snap
×