IT’S HER TIME
OMEGA mencatat sejarah dengan menggelar Ladies Indonesia OMEGA Trophy, turnamen golf perempuan pertama yang diadakan di Indonesia sekaligus yang pertama di dunia
Di satu pagi yang teduh di Jakarta, lapangan Pondok Indah Golf Course berubah menjadi panggung bagi sebuah langkah pertama yang berani. Tanggal 24 Mei 2025 bukan hanya menandai sebuah turnamen, tetapi juga babak baru dalam sejarah olahraga dan horologi dunia. Di antara hijaunya hamparan rerumputan padang golf, dan langit yang menggantung tenang, puluhan pegolf perempuan bersiap memulai permainan yang membawa makna lebih dari hitungan skor.
Inilah Ladies Indonesia OMEGA Trophy, sebuah turnamen perdana yang ditujukan khusus untuk perempuan, bukan hanya di Indonesia tetapi juga secara global. Dengan satu pukulan awal, kompetisi ini membuka jalan bagi percakapan baru tentang waktu, peran, dan representasi. OMEGA bukanlah nama baru dalam dunia golf, dukungan terhadap atlet elite seperti Rory McIlroy menegaskan posisi OMEGA sebagai jenama yang menyatu erat dengan dunia olahraga, khususnya golf. Namun selama ini, dukungan itu lebih banyak terlihat dalam arena pria. Maka kehadiran turnamen perempuan ini menjadi langkah penting, menyeimbangkan representasi dan membuka ruang baru dalam lanskap yang selama ini terlalu maskulin.
Renaldi Hutasoit, Direktur Utama dari PT. Hourlogy Inti Semesta, distributor resmi dari jam tangan OMEGA di Indonesia, menegaskan bahwa turnamen ini dirancang sebagai landasan awal untuk sesuatu yang lebih besar. “Turnamen ini menjadi proyek percontohan untuk OMEGA Trophy khusus perempuan di tingkat global,” ujarnya. Indonesia menjadi tempat yang ideal untuk memulai karena komunitas golf perempuannya yang aktif serta dukungan kuat dari pelanggan butik OMEGA. “Kami bangga menjadi tuan rumah edisi pertama dan berharap bisa menginspirasi negara-negara lain untuk mengikuti jejak ini.”
Struktur turnamen ini dirancang untuk merangkul dua spektrum peserta, yaitu kategori Elite Amateur dan Regular Amateur. Peserta Elite diundang secara khusus oleh OMEGA Indonesia dan terdiri dari pegolf perempuan yang sudah berpengalaman dengan handicap rendah. Sementara kategori Regular diisi oleh para pelanggan butik OMEGA, menciptakan ruang inklusif di mana semangat persaingan bertemu dengan keakraban komunitas. Format ini memungkinkan semua peserta, dari yang kompetitif hingga yang bermain untuk menikmati pengalaman, merasa memiliki tempat yang setara di lapangan. Lebih dari sebuah kompetisi, turnamen ini terasa seperti perayaan tentang perempuan, waktu, dan kesatuan visi.
Suasana di Pondok Indah Golf Course semakin diselimuti rasa semangat dan penuh energi. Sorak sorai lembut, sapaan hangat antar peserta, serta denting peralatan yang bersiap menjadi penanda awal hari yang istimewa. Saat airhorn dibunyikan, satu demi satu pegolf melangkah maju dengan penuh percaya diri. Di antara mereka hadir pula sosok-sosok penting yang memberi dukungan, seperti pro player asal Korea Selatan, Tae Kyung Kim hingga aktris Luna Maya dan Nia Ramadhani. “Kami sangat bangga, karena kuota peserta langsung terpenuhi seratus orang, dan yang hadir bermain mencapai sembilan puluh satu perempuan,” ujar Renaldi. “Selama ini banyak yang bilang turnamen perempuan pesertanya sedikit. Ini justru sebaliknya.”
Saat matahari mulai condong ke barat, turnamen ditutup dengan seremoni yang hangat penuh makna. Nama-nama pemenang dari berbagai kategori diumumkan dan menerima penghargaan berupa jam tangan OMEGA dan hadiah lainnya, bukan hanya sebagai simbol prestasi tetapi juga penghormatan terhadap dedikasi dan semangat yang mereka bawa ke lapangan. “Ada lima orang yang pasti sangat senang hari ini,” ungkap Renaldi Hutasoit. “Karena masing-masing dari mereka membawa pulang satu jam tangan OMEGA dari kategori berbeda seperti hole-in-one, best gross overall, best net overall, kategori pelanggan, dan grand lucky prize.” Di balik kilau jam tangan itu tersimpan filosofi yang dalam: bahwa waktu bukan hanya sesuatu yang diukur, tetapi juga dirayakan. Momen ini pun dirancang agar tidak terasa eksklusif. Semua peserta mendapat apresiasi yang setara, karena dalam ajang ini, kehadiran dan keberanian untuk tampil sudah menjadi kemenangan tersendiri.
Di balik hasil pertandingan, turnamen ini memberi ruang untuk merenungkan bagaimana representasi perempuan dalam olahraga bisa tumbuh ketika diberi panggung yang layak. Menurut Renaldi, yang paling membahagiakan dari turnamen ini adalah energi yang muncul secara alami dari para peserta, tanpa perlu dipaksakan. Ia melihat potensi komunitas yang besar, tidak hanya sebagai konsumen atau penggemar, tetapi sebagai pemain aktif yang membentuk wajah baru olahraga golf di Indonesia. “Ini bukan bentuk dukungan pertama OMEGA terhadap perempuan,” ujar Renaldi. “Selama bertahun-tahun, OMEGA telah bekerja sama dengan Nicole Kidman, muse dari jenama ini, untuk mendukung UN Women dalam upaya melawan kekerasan terhadap perempuan.”
Penulis: Billy Saputra
Fotografer: Rendy Kairupan



