FROM DEPTHS TO PERPETUITY
Panerai, Luminor Perpetual Calendar GMT Platinumtech™, dan perjalanan dari instrumen militer menuju ekspresi haute horlogerie yang sempurna
Hanya dengan melihatnya dari jarak tertentu, berkat bentuk case yang khas, wujud jam tangan Panerai dapat dengan mudah dikenali. Namun identitas visual tersebut bukanlah titik awal cerita, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang dimulai jauh sebelumnya.
Didirikan di Florence pada tahun 1860 oleh Giovanni Panerai sebagai ruang kerja, toko, dan sekolah pembuat jam, jejak langkah Panerai awalnya bergerak di ranah instrumen presisi untuk kebutuhan profesional. Peran ini berkembang ketika merek ini dipercaya sebagai pemasok rahasia untuk Italian Navy dan unit penyelamnya, merancang jam tangan dan instrumen yang harus memenuhi kebutuhan operasional di lingkungan maritim dan kondisi minim cahaya.
Dari tuntutan inilah pendekatan Panerai terbentuk, dengan keterbacaan, ketahanan, dan keandalan sebagai prioritas utama, sementara desain berkembang sebagai hasil logis dari fungsi yang harus dijalankan.
Selama beberapa dekade, Panerai menjalankan perannya sebagai pemasok rahasia bagi Italian Navy, merancang dan memproduksi instrumen presisi serta jam tangan profesional yang digunakan langsung dalam operasi militer.
Salah satu tonggak penting terjadi pada 1935, ketika Panerai mengembangkan prototipe jam selam Ref. 2533 dengan pelat jam Radiomir yang dioptimalkan untuk keterbacaan di kedalaman laut. Pada periode ini, jam tangan Panerai dibuat menggunakan konstruksi casing yang kelak dikenal sebagai Radiomir maupun Luminor, meski belum diposisikan sebagai koleksi bernama seperti saat ini.
Luminesensi tinggi, ketahanan air, konstruksi kokoh, dan cadangan daya panjang dikembangkan murni untuk memenuhi spesifikasi angkatan laut. Seluruh pendekatan ini berlanjut hingga 1993, saat Panerai pertama kali memperkenalkan jam tangannya kepada publik.
Seiring waktu, pendekatan teknis yang lahir dari kebutuhan angkatan laut berkembang menjadi kerangka yang lebih luas dalam perjalanan Panerai. Identitas jenama ini dibangun melalui tiga ranah yang saling terkait, kebutuhan militer sebagai fondasi teknis, semangat eksplorasi, serta keterikatan pada Italia sebagai asal inspirasinya.
Kerangka ini tercermin melalui Panerai Experience Program yang diwujudkan lewat Luminor Goldtech™ Perpetual Calendar PAM01269, jam tangan pertama Panerai dengan komplikasi kalender abadi.
Para pemiliknya diundang ke Florence pada Oktober 2022 untuk mengikuti pengalaman eksklusif, termasuk penerbangan dengan balon udara panas di atas kawasan Chianti serta sesi mencicipi anggur di kebun anggur terkemuka Italia. Model ini sekaligus memperkenalkan mesin jam yang kemudian menjadi fondasi teknis bagi generasi berikutnya.
Kemudian hadir Luminor Perpetual Calendar GMT Platinumtech™ PAM01575 yang diperkenalkan sebagai salah satu puncak ekspresi Panerai melalui ajang Watches and Wonders 2025. Jam tangan ini diposisikan sebagai salah satu karya paling bernilai yang pernah dibuat oleh Panerai, bukan hanya karena tingkat komplikasinya, tetapi juga karena perannya sebagai penanda kedewasaan koleksi Luminor. Pendalaman pada PAM01575 memperlihatkan bagaimana Panerai menerjemahkan kemewahan melalui pendekatan teknis yang presisi.
Case berdiameter 44 mm dibuat dari Platinumtech™, paduan platinum dengan kemurnian 95 persen yang diperlakukan secara khusus sehingga memiliki tingkat kekerasan sekitar 40 persen lebih tinggi dibanding platinum konvensional, sekaligus bobot yang lebih berat dibanding emas 18 karat. Pelat jam safir berwarna biru transparan menampilkan cakram hari dan tanggal tanpa mengorbankan keterbacaan, didukung indeks serta jarum berlapis Super-LumiNova® X2 yang menghasilkan pancaran cahaya hijau lebih intens.
Seluruh informasi ditata secara seimbang di kedua sisi mesin jam, termasuk fungsi GMT, untuk menjaga kejernihan visual khas Panerai. Penunjuk GMT 12 jam dipadukan dengan subdial 24 jam serta indikator siang dan malam, menghasilkan tampilan yang tetap tegas dan mudah dibaca, dengan tingkat penyelesaian yang dipikirkan secara matang.
Di balik tampilannya, mesin jam P.4100 menjadi inti dari PAM01575 dan mencerminkan pendekatan engineering Panerai yang berorientasi pada pemakaian jangka panjang. Mesin jam otomatis ini dikembangkan selama lebih dari sepuluh tahun, berdiameter 15½ lignes dengan ketebalan 7 mm, serta menggunakan mikro-rotor emas yang diposisikan tidak di tengah.
Dua barrel menyuplai cadangan daya selama tiga hari, sementara frekuensi 28.800 getaran per jam menjaga presisi waktu. Mekanisme kalender abadi mampu menghitung tanggal hingga tahun 2399 dan seluruh pengaturannya dapat dilakukan langsung melalui tombol pengaturan.
Sistem perlindungan tanggal yang dipatenkan menjaga stabilitas saat terkena guncangan, sementara ketahanan air hingga 50 meter menegaskan keandalan jam tangan ini untuk pemakaian harian.
Menoleh ke sisi adventure, Panerai menemukan representasi yang jelas melalui Mike Horn, duta jenama yang dikenal lewat eksplorasi di lingkungan ekstrem. Keterlibatannya diwujudkan melalui pengalaman nyata yang dirancang Panerai, termasuk ekspedisi ke wilayah Arktik di Svalbard pada 2023, di mana perjalanan dengan kereta luncur dan pendakian di lanskap es ditemani Submersible Mike Horn Edition PAM00985.
Narasi ini berlanjut pada 2025 di Bhutan, ketika para peserta menguji ketahanan fisik dan mental di medan terpencil dengan Submersible GMT Titanio Mike Horn Experience Edition PAM01670 di pergelangan tangan. Dalam konteks ini, jam tangan Panerai diposisikan sebagai alat pendamping yang diuji langsung di kondisi ekstrem, melampaui perannya sebagai objek koleksi.
Sementara itu, arah Panerai yang lebih kontemporer tercermin melalui Jeremy Jauncey, sosok yang dikenal di dunia perjalanan dan eksplorasi global. Kolaborasi ini mencerminkan shared passion terhadap penemuan tempat baru, pengalaman lintas budaya, dan cara perjalanan membentuk perspektif modern.
Sebagai pendiri dan CEO Beautiful Destinations, agensi kreatif perjalanan yang diakui Fast Company sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di dunia, Jauncey menjangkau audiens global dengan puluhan juta pengikut. Pengalamannya membangun narasi visual tentang destinasi dan petualangan menempatkannya sebagai figur yang selaras dengan semangat eksploratif Panerai.
“Saya telah mencintai Panerai sejak lama, dan merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya untuk bergabung dengan keluarga Panerai,” ujarnya. Melalui pendekatan ini, Panerai menunjukkan bagaimana warisan teknisnya terus relevan dalam konteks perjalanan dan eksplorasi masa kini.
Penulis: Billy Saputra



