CRAFTED TO ALLURE

Grand Seiko menghadirkan empat jam tangan terbaru memadukan presisi tinggi, inovasi teknis, dan keindahan puitis alam Jepang

 

Merek jam mewah asal negeri matahari terbit, Grand Seiko kembali menggoda penggemar setianya dengan menghadirkan rangkaian model terbaru yang memadukan presisi tinggi, inovasi teknis, serta estetika yang terinspirasi dari keindahan alam Jepang. Dalam peluncuran kali ini, Grand Seiko memperkenalkan dua jam quartz dari Heritage Collection serta dua jam mekanikal GMT dari Elegance Collection. Keempat model tersebut bukan sekadar instrumen penunjuk waktu, melainkan representasi filosofi Grand Seiko yang menghargai detail, ketenangan visual, dan hubungan mendalam dengan alam.

 

Dari lini Heritage Collection, SBGX357 “Skyflake” dan SBGX265 menjadi sorotan utama. SBGX357 “Skyflake” secara khusus mengambil inspirasi dari lanskap bersalju pegunungan Shinshu, wilayah tempat jam quartz Grand Seiko diproduksi.

Dial jam ini menampilkan pola snowflake ikonik dengan tekstur halus yang menyerupai salju tertiup angin. Warna biru lembut pada dial merefleksikan langit cerah di atas hamparan salju putih, menciptakan kesan tenang, bersih, dan elegan. Pendekatan visual ini mengingatkan pada model SBGA407 “Blue Snowflake” yang diperkenalkan pada tahun 2019, namun kini dihadirkan dengan mesin quartz yang membuatnya lebih ringkas dan praktis.

SBGX357 menggunakan material High-Intensity Titanium untuk case dan gelang jamnya, sebuah pilihan yang membuat jam ini lebih ringan dan tahan gores dibandingkan baja tahan karat. Dengan diameter case 37mm, proporsinya terasa seimbang dan nyaman di pergelangan tangan, termasuk bagi pemakai dengan ukuran pergelangan yang lebih kecil. Bobot yang ringan menjadikannya sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari, sementara detail seperti jarum detik biru temper dan tekstur dial yang kaya memastikan jam ini tetap menarik saat diperhatikan lebih dekat. Kombinasi antara kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas inilah yang menjadi kekuatan utama SBGX357.

Di balik tampilannya yang elegan, SBGX357 ditenagai mesin quartz Caliber 9F, yang oleh Grand Seiko diposisikan sebagai salah satu mesin quartz paling presisi dan canggih di dunia. Mesin ini dilengkapi Twin Pulse Control Motor yang mampu menghasilkan torsi besar untuk menggerakkan jarum jam yang tebal dan kokoh, ciri khas desain Grand Seiko. Selain itu, Backlash Auto-Adjust Mechanism berfungsi menghilangkan celah atau getaran pada pergerakan jarum, sehingga tampilan waktu tetap tajam dan akurat. Instant Date Change Mechanism memastikan pergantian tanggal terjadi secara instan dalam waktu singkat setelah tengah malam, sebuah detail kecil yang mencerminkan perhatian Grand Seiko terhadap kesempurnaan mekanis.

Selain Skyflake, Grand Seiko juga meluncurkan SBGX265 secara global, setelah sebelumnya hanya tersedia di pasar Jepang. Model ini memiliki diameter case yang sama, yakni 37mm, namun menggunakan material stainless steel yang memberikan kesan lebih solid dan klasik. Ditenagai mesin Caliber 9F62 yang sama, SBGX265 menawarkan tingkat presisi identik dengan karakter visual yang berbeda. Dial birunya tampil lebih sporty dan modern, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan jam quartz premium dengan nuansa kasual-aktif tanpa mengorbankan kualitas dan ketelitian.

Beralih ke Elegance Collection, Grand Seiko memperkenalkan dua jam mekanikal GMT terbaru, SBGM255 “Snowdrop” dan SBGM257 “Moondrop”. Keduanya merupakan bagian dari lini GMT mekanikal yang telah lama menjadi favorit para kolektor. Desain kedua model ini terinspirasi langsung dari alam di sekitar Grand Seiko Studio Shizukuishi, tempat lahirnya jam-jam mekanikal merek tersebut. Dengan diameter case 39,5mm, proporsinya mengacu pada model ikonik SBGM221 yang berakar pada desain klasik SBGM021. Ciri khas desain Elegance Collection tampak jelas melalui kristal safir, case bulat yang anggun, serta lug meruncing yang halus. Estetika ini dapat ditelusuri hingga jam tangan Grand Seiko pertama pada tahun 1960, menjadikannya simbol kesinambungan antara warisan dan inovasi. Pada dua model terbaru ini, warisan tersebut diperkaya melalui dial berpola musiman yang menghadirkan interpretasi visual berbeda.

SBGM255 “Snowdrop” terinspirasi dari momen peralihan musim dingin menuju musim semi. Saat salju mulai mencair, tetesan air berkilauan di bawah sinar matahari, menandai lahirnya kembali kehidupan di alam. Dial Snowdrop menampilkan pola yang menyerupai tetesan air tersebut, menciptakan kesan cerah, lembut, dan penuh kesegaran. Sebaliknya, SBGM257 “Moondrop” menangkap suasana malam di musim gugur.

Dial biru berteksturnya merefleksikan embun yang memantulkan cahaya bulan, menghadirkan nuansa tenang, hangat, dan kontemplatif. Kedua model GMT ini ditenagai Caliber 9S66, mesin otomatis andalan Grand Seiko yang menawarkan akurasi +5 hingga -3 detik per hari serta cadangan daya hingga 72 jam. Fungsi GMT memungkinkan pemakai melacak dua zona waktu dengan mudah, di mana jarum jam lokal dapat diatur dalam lompatan satu jam tanpa menghentikan pergerakan mesin. Mesin ini dapat dinikmati melalui case back safir transparan, menampilkan kualitas finishing khas Grand Seiko. Dilengkapi tali kulit buaya, Snowdrop dan Moondrop menegaskan karakter elegan dan klasik.

Seluruh model terbaru ini dijadwalkan tersedia mulai Desember di butik Grand Seiko dan peritel pilihan di seluruh dunia. Melalui peluncuran ini, Grand Seiko kembali menunjukkan kemampuannya merangkai teknologi tinggi dan keindahan alam Jepang ke dalam jam tangan yang bukan hanya presisi, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan nilai artistik yang kuat.

Sebagian besar koleksi terbaru ini sudah tersedia di Grand Seiko Boutique, Plaza Senayan Mall, Jakarta, Tel: (021) 5725689.

Penulis: Yessar Rosendar

Share via
Copy link
Powered by Social Snap
×