THEATRE OF TIME
Excalibur Spider Flyback Chronograph memadukan DNA olahraga bermotor, estetika avant-garde, dan penguasaan horologi dalam satu kreasi tunggal
Roger Dubuis dikenal bukan hanya karena desainnya yang teatrikal, tetapi juga karena keberaniannya meretas jalur teknis dalam horologi. Sejak koleksi pertamanya pada tahun 1995, maison ini sudah menempatkan kronograf sebagai salah satu pilar utama, menandakan hubungan mendalam dengan komplikasi yang sejak awal menjadi bagian integral DNA-nya. Rekam jejak inovasi kronograf mereka mencatat beberapa tonggak penting: dari Excalibur Chronograph RD681 dengan micro–rotor pada 2012, Excalibur Spider Chronograph yang menyingkap roda kolom di sisi depan, hingga kolaborasi ekstrem Excalibur Spider Pirelli pada 2017 yang membawa semangat motorsport ke dalam jam tangan. Bahkan komplikasi tingkat tinggi seperti kronograf yang berpadu dengan double flying tourbillon pernah mereka hadirkan, menegaskan konsistensi dalam mengeksplorasi batas teknis. Di atas fondasi eksperimen panjang inilah, lahir kreasi terbaru Excalibur Spider Flyback Chronograph dengan mesin jam RD780 yang sepenuhnya dikembangkan in–house.
Di jantung Excalibur Spider Flyback Chronograph berdetak mesin jam RD780, sebuah mahakarya teknis yang sepenuhnya dikembangkan in–house oleh Roger Dubuis. Mesin ini menghadirkan arsitektur yang berbeda dari kebanyakan kronograf, dengan roda kolom ditempatkan di posisi jam 6 agar fungsi mekanisnya tidak hanya terasa, tetapi juga terlihat jelas di pelat jam skelet. Clutch vertikal miring yang digunakan memberi presisi lebih tinggi sekaligus mengurangi hentakan saat tombol ditekan, memperhalus pengalaman pengguna dalam setiap aktivasi kronograf. Mekanisme flyback memungkinkan jarum kronograf diatur ulang dan dimulai kembali dalam satu gerakan cepat, sebuah fitur yang menegaskan semangat performa ekstrem yang diusung Roger Dubuis.
Keseluruhan rancangan ini memperlihatkan bagaimana maison memandang mesin jam bukan semata alat pengukur waktu, melainkan teater mekanis yang penuh energi. Secara visual, Excalibur Spider Flyback Chronograph menegaskan karakter sporty-futuristik khas Roger Dubuis melalui rancangan skelet yang dramatis. Rangka terbuka ini bukan hanya menarik perhatian, tetapi juga sarana untuk menampilkan kerja mesin jam RD780 secara gamblang, memperkuat aura teatrikal di pergelangan tangan. Material modern seperti titanium ringan dan keramik berlapis hitam digunakan untuk menghadirkan ketahanan sekaligus estetika yang berani, sementara detail finis memberi kontras tajam antara permukaan matte dan kilau mengilap. Temali quick–release menambah dimensi fungsional, memungkinkan pemakai berganti gaya dengan mudah tanpa mengorbankan kenyamanan.
Di balik tampilan skelet yang berani, Excalibur Spider Flyback Chronograph juga menonjolkan ekspresivitas teknis yang khas Roger Dubuis. Pada posisi jam 9, ditempatkan balance wheel miring 12° sebagai salah satu komponen ikonis maison, memberi visibilitas optimal sekaligus menjaga inersia setara turbin tourbillon. Kinerjanya diperkuat oleh komponen escapement berbahan silikon berlapis berlian, yang menawarkan perlindungan anti-magnetik serta presisi jangka panjang. Seluruh elemen ini dikemas dalam cangkang skelet 45 mm dari emas pink 18 karat dengan pusher berongga.
Pelat jam simetrisnya menampilkan harmoni berbagai lapisan dan kedalaman, menciptakan geometri ekspresif yang semakin memukau setiap kali dilihat, sementara rotor berbentuk lima jari menyerupai bagian velg supercar menegaskan hubungan jam tangan ini dengan DNA motorsport kronograf. Hanya 88 buah yang diproduksi, sebuah penghormatan pada angka keberuntungan Roger Dubuis sendiri yang ditandai khusus pada skala tachymeter. Selain menawarkan cadangan daya 72 jam, jam tangan ini telah memenuhi standar bergengsi Poinçon de Genève, yang berarti setiap dari 333 komponennya dihias dengan 16 teknik penyelesaian berbeda. Tidak berhenti di situ, mesin jam RD780 juga menampung dua inovasi yang tengah menunggu paten: Rotating Minute Counter berbentuk isotoxal yang menghadirkan performa visual dinamis melalui tampilan tripartit, serta Second Braking System pada mekanisme kopling vertikal yang memberikan kestabilan lebih pada jarum detik kronograf.
Penulis: Billy Saputra



