CLOSER TO THE MOON

Sembilan tahun setelah koleksi Speedmaster 38 mm diperkenalkan, OMEGA menghadirkan tujuh referensi baru dengan elemen desain yang terinspirasi dari Moonwatch

Speedmaster berukuran ringkas bukanlah hal baru bagi OMEGA. Pada 1988, merek ini memperkenalkan Speedmaster Reduced, jam tangan otomatis berdiameter 39 mm yang lebih kecil daripada Moonwatch 42 mm. Koleksi Speedmaster 38 mm yang diluncurkan pada 2017 kemudian menampilkan ciri tersendiri melalui subdial oval dan desain bezel dua bagian. Pada akhir bulan Agustus 2026, OMEGA memperkenalkan tujuh referensi baru yang membawa tampilan koleksi tersebut lebih dekat dengan Moonwatch. Perubahan paling kentara terdapat pada pelat jam. Ketujuh referensi baru menggunakan tiga subdial bundar, masing-masing untuk menampilkan detik berjalan, mencatat waktu hingga 30 menit, dan mencatat waktu hingga 12 jam. Jumlah teks indikator pada pelat jam juga dikurangi agar tampilannya lebih bersih. Menurut OMEGA, bentuk bundar tersebut mempertegas kesan sportif koleksi ini. Dalam siaran pers resminya, Presiden dan CEO OMEGA Raynald Aeschlimann menjelaskan bahwa, “pembaruan ini memperkuat pengaruh desain Moonwatch sekaligus mempertahankan karakter khas lini Speedmaster 38 mm.”

Kemiripan dengan Moonwatch juga terlihat pada bezel. Sejak Speedmaster pertama diluncurkan pada 1957, penempatan skala takimeter pada bezel telah menjadi salah satu ciri desainnya. OMEGA menyebut model tersebut sebagai jam tangan kronograf pertama di dunia yang menempatkan skala takimeter pada bezel, bukan pada pelat jam. Sebagian besar referensi baru juga menampilkan detail Dot-Over-Ninety, yaitu titik kecil di atas angka 90 pada skala takimeter. Detail historis ini turut hadir pada generasi Moonwatch berkaliber 3861 yang diperkenalkan pada 2021. Desain generasi tersebut terinspirasi oleh referensi ST 105.012 yang digunakan dalam misi Apollo 11 pada 1969. Dari tujuh referensi baru, empat menggunakan cincin bezel aluminium, satu memakai cincin keramik, dan dua lainnya memiliki bezel bertatahkan berlian. Perbedaan bahan tersebut dipadukan dengan pilihan warna pelat jam dan jarum yang memberi setiap model penampilan tersendiri.

Dua model pertama dengan cincin aluminium menggunakan case dan rantai jam baja. Model pertama memadukan pelat jam hitam berpermukaan tidak mengilap dengan cincin bezel hitam. Model kedua memiliki pelat jam perak dengan hasil akhir opalin dan cincin bezel abu-abu bernuansa hangat. Pada model perak ini, jarum jam dan menit diberi lapisan PVD bernuansa Sedna™ Gold. Sementara, dua model bercincin aluminium lainnya memadukan baja dengan emas 18 karat. Versi berpelat jam perak opalin menggunakan bezel Moonshine™ Gold dengan cincin aluminium hijau serta jarum berlapis PVD bernuansa Moonshine™ Gold.

Sementara itu, versi berpelat jam gading dilengkapi bezel Sedna™ Gold dan cincin aluminium cokelat. Perpaduan pelat jam gading dengan subdial cokelat pada versi ini meneruskan gaya cappuccino yang telah dikenal dalam koleksi Speedmaster 38 mm. Model berpelat jam putih menggunakan cincin bezel keramik biru dengan skala takimeter yang diisi enamel putih. Pelat jam berlapis lak dipadukan dengan jarum dan indeks berlapis CVD biru. Adapun dua model dengan bezel berlian menawarkan pilihan pelat jam biru es atau mother-of-pearl putih. Keduanya memakai jarum berlapis rodium dan tidak memiliki skala takimeter. Setiap bezel dihiasi 52 berlian dengan berat total 1,53 karat.

Ketujuh model berdiameter 38 mm dengan ketebalan 14,75 mm. Panjang keseluruhan dari ujung lug atas hingga ujung lug bawah sekitar 45 mm, sedangkan lebar dudukan rantai jamnya 18 mm. Ketahanan airnya mencapai 10 bar atau 100 meter. Kaca safir tahan gores dengan lapisan antirefleksi pada kedua sisi melindungi pelat jam, sementara medali Seahorse menghiasi penutup belakang. Seluruh model mendapat garansi lima tahun dari OMEGA.

Rantai jam bergaya Moonwatch dengan lima baris tautan melengkapi seluruh referensi. Pada model berpelat jam hitam, tiga baris tautan memiliki permukaan berefek sapuan, sedangkan dua baris tautan yang lebih kecil dipoles hingga mengilap. Kedua versi kombinasi baja dan emas menggunakan tautan kecil dari Moonshine™ Gold atau Sedna™ Gold 18 karat, sesuai dengan bahan bezel masing-masing. Rantai jam baja pada model lainnya memadukan permukaan berefek sapuan dan permukaan yang dipoles. Semua rantai jam dilengkapi dengan sistem comfort release untuk menyesuaikan panjangnya.

OMEGA menggunakan dua kaliber kronograf otomatis Co-Axial pada koleksi ini. Kaliber 3330 menggerakkan enam model dengan jendela tanggal di posisi pukul enam. Kaliber 3332 digunakan khusus pada model berpelat jam hitam tanpa tanggal, yang oleh OMEGA disebut paling dekat dengan tampilan khas Moonwatch. Kedua kaliber dilengkapi mekanisme roda kolom dan pegas keseimbangan silikon Si14 serta bersertifikat kronometer sesuai dengan standar ISO 3159.

Keduanya bekerja pada frekuensi 4 Hz dan memiliki cadangan daya hingga 52 jam. Pengaruh Moonwatch paling jelas terlihat pada versi hitam tanpa tanggal. Namun, pilihan pelat jam berwarna, kombinasi baja dan emas, serta bezel berlian tetap memberi variasi pada koleksi ini. Pembaruan tersebut mempererat hubungan visual Speedmaster 38 mm dengan Moonwatch tanpa membuat seluruh referensinya terlihat monoton.

Penulis: Billy Saputra

Share via
Copy link
×