COVER STORY : Back To The Golden Age

Tahukah Anda mengapa merek jam tangan yang satu ini menjadi favorit di kalangan para kolektor jam tangan mewah? Selain karena faktor perhatian terhadap detail, kualitas komponen yang tak kenal kompromi dan tradisi serta sejarah panjang pembuatan jam tangan tersebut, dari fakta juga terbukti bahwa nilai jam tangan Patek Philippe selalu naik dalam pelelangan, sehingga dapat dijadikan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan. Faktor-faktor yang menjadi alasan utama mengapa orang menggemari Patek Philippe itu mewakili slogan merek asal Swiss ini, “Anda tidak pernah benar-benar memiliki Patek Philippe. Anda hanya merawatnya untuk generasi berikutnya,” (You never actually own a Patek Philippe. You merely look after it for the next generation).

Jika kita berbicara tentang tradisi dan sejarah panjang pembuatan jam, tahun ini adalah tahun dimana model-model jam tangan vintage kembali menjadi tren. Dan di ajang BaselWorld lalu, terlihat para produsen jam tangan merilis kembali model terbaru mereka yang terinspirasi oleh model terdahulunya, termasuk Patek Philippe, yang tahun ini menghadirkan Patek Philippe Perpetual Calendar Ref.5320G terbaru. Arloji ini istimewa karena menyesuaikan dan menggabungkan ciri-ciri berbagai jam tangan Patek Philippe Perpetual Calendar vintage. Perpetual Calendar pada sebuah jam tangan adalah fitur sangat berguna karena akan mengurangi tugas berat pemiliknya untuk harus selalu mencocokkan waktu dengan memperhitungkan tidak konsistennya jumlah hari dalam sebulan. Khusus untuk fitur Perpetual Calendar (kalender abadi) pada jam tangan, model vintage Ref.97975 dari Patek Philippe secara luas dianggap sebagai salah satu arloji pertama yang menampilkan fitur yang di Prancis disebut QP (Quantième Perpétuel) ini. Setelah menemukan fitur kalender abadi yang dikenakan di pergelangan tangan pada tahun 1925 ketika membuat arloji yang dikenal sebagai Ref.97975 itu, tahun ini Patek membangkitkan kembali mesin jam legendarisnya selama 92 tahun tersebut dengan menghadirkan Ref.5320G.

Dari segi desain, arloji Ref.5320G terbaru dari Patek Philippe ini terinspirasi oleh bukan hanya satu atau dua, melainkan tiga referensi vintage yang berasal dari tahun 1941, dan desain ini disambut dengan sangat baik oleh komunitas penggemar jam tangan. Case arloji terbuat dari emas putih 18K berdiameter 40mm dengan ketebalan 11,13mm dan 47,98mm panjang dari ujung lug ke ujung satunya. Ukuran ini sangat sempurna dan nyaman untuk dikenakan di pergelangan tangan, karena tidak akan terlihat kecil di pergelangan tangan yang besar, dan juga tidak akan menenggelamkan ukuran pergelangan tangan yang kecil. Desain case arloji terinspirasi oleh Perpetual Calendar Ref.3449 dari tahun 60an, seperti bezel dan lug yang berbentuk undakan dan memberikan daya tarik visual pada case arloji, serta desain retro lug tiga tingkat yang terinspirasi oleh Ref.2405 dari tahun 1950an yang sangat jarang terlihat pada model jam tangan baru.

Simak liputan lengkapnya di CGW Indonesia Edisi 09/2017.