Confession of A Doctor

Duta Fondation de la Haute Horlogerie dengan lebih dari 3,000 koleksi arloji mewah, dan pengetahuan tentang horologi yang tiada duanya

 

Bagi para pembuat jam ternama di dunia, terutama pembuat jam jam independen, nama Dr. Bernard Cheong sudah tidak asing lagi. Dengan senyumnya, kesabaran, kebaikan dan terutama pengetahuan ensiklopedisnya, sang kolektor jam tangan dan ini adalah telah menjadi salah satu kolektor jam tangan mewah yang paling dihormati di dunia horologi. Pria asal Singapura kelahiran 10 April, 1958 ini adalah seorang dokter medis, pendiri dan CEO Lifeline Medical Group, , pemain sepatu roda, pecinta musik dan musisi yang mahir memainkan beberapa instrumen, suami, ayah, dan penulis yang aktif di blog pribadinya.

 

Bagi para pembuat jam ternama di dunia, terutama pembuat jam jam independen, nama Dr. Bernard Cheong sudah tidak asing lagi. Dengan senyumnya, kesabaran, kebaikan dan terutama pengetahuan ensiklopedisnya, sang kolektor jam tangan dan horologist ini adalah telah menjadi salah satu kolektor jam tangan mewah yang paling dihormati di dunia horologi. Pria asal Singapura kelahiran 10 April, 1958 ini adalah seorang dokter medis, pendiri dan CEO Lifeline Medical Group, epicurean, pemain sepatu roda, pecinta musik dan musisi yang mahir memainkan beberapa instrumen, suami, ayah, dan penulis yang aktif di blog pribadinya.

 

Meski dia belum pernah bekerja di industri jam tangan, namun antologi pengetahuannya di dunia horologi, sejarah, model, merek dan teknologi jam melampaui para profesional di bidang tersebut. Bernard Cheong memiliki gairah yang mendalam dan penghargaan untuk seni jam tangan mewah, dengan lebih dari 3.000 arloji yang terdapat dalam koleksinya. Cheong bahkan diangkat sebagai Duta Fondation de la Haute Horlogerie pada tahun 2011, dan merupakan kolektor pertama yang terpilih dan yang bukan dari kalangan industri pembuatan jam. Berikut cuplikan hasil wawancara dengan majalah CGW Indonesia tentang pemikiran lugas dan apa adanya dari sang dokter yang diceritakannya langsung kepada Lulu Fuad Pasha.

 

Bagaimana Anda menyadari bahwa Anda sangat menyukai arloji?

Kalau menengok ke belakang, saya rasa baru sekarang ini kecintaan itu saya rasakan. Di tahun 1975 orang lebih banyak menunjukkan ego, pamer kesuksesan. Sekarang saya rasa saya sudah mulai memburu kreasi-kreasi yang belum saya beli 10, 20 tahun lalu. Saya membeli jam tangan sama seperti kolega-kolega saya membeli lukisan.

 

Apa yang membuat Anda tertarik pada jam tangan?

Pertama saya melihat seni dan teknik. Lalu memerhatikan lebih dalam lagi, saya memandang pembuatan jam tangan sebagai rekam sejarah teknologis. Membuat atau merancang usaha untuk satu kreasi unik, atau proyek kecil, itu lebih mudah. Tapi tingkat kesulitan membuat produksi tahunan yang bisa mencapai 300.000 arloji itu sangat tinggi. Saya kagum pada perusahaan-perusahaan besar yang bisa melakukannya, dan menghasilkan kreasi yang keindahannya mudah diterima. Lalu ada GreubelForsey, yang tiap tahun membuat 100 buah atau kurang untuk tiga model arloji, dengan level yang tak tertandingi brand manapun, bahkan yang mengaku lebih baik sekalipun. Saya yakin kita sudah mencapai level Stradivarius / Guaneri kalau saya memegang dan memerhatikan kreasi GreubelForsey, yang manapun. Saya yakin arloji-arloji platinum GreubelForsey layak disebut investasi… Anda hampir tak pernah melihat brand ini di pasar arloji second. Hanya platinum Lange 1 dengan gelang platinum, dan tidak ada model Lange lainnya, yang kualitasnya mendekati kreasi GreubelForsey.

 

Bicara soal edisi terbatas, itukah opsi yang Anda pertimbangkan ketika mengoleksi jam tangan?

Itu hanya penting kalau kita bicara karya-karya ikonik dari merek besar. Tak terkecuali. Rolex. Patek. Mereka punya edisi terbatas untuk pasar yang lebih besar, dan itu alat penting untuk mengukur nilai arloji-arloji lainnya. Edisi terbatas kedua brand ini bisa sampai 1.000 atau 800.

Kalau bicara soal Lange…Mereka membuat 600 buah arloji Lange 1 tiap tahun. Jumlahnya cukup banyak untuk membuat satu Lange 1 saja termasuk berharga. Setelah 20 tahun, akan ada… 600 x 20 = 12.000 arloji Lange 1. Dengan edisi-edisi kecil, 100 buah atau kurang, ini kurang kuat. Tapi, Lange 1 platinum biasa yang ada—mungkin Anda hanya bisa menemukan 10 atau mungkin dua—nilainya bisa saja 10 kali lipat arloji Patek/Rolex langka pada 2020 nanti.

 

Menurut Anda, bagaimana perbandingan antara merek independen dengan merek mapan?

  1. Sedikit sekali merek independen yang punya kemampuan membuat arloji indah dan hebat secara teknis, mungkin hanya 20 brand independen yang membuat tak sampai 100 arloji setahun.
  2. Merek-mereknya lebih kuat, lebih aman, lebih mudah dijual kembali jika perlu uang untuk peningkatan.
  3. Dengan begitu, ada sekitar tiga atau empat brand independen, seperti GreubelForsey atau Richard Mille, yang nilainya lebih tinggi, dan akan lebih tinggi lagi pada 2020 nanti.

 

Apa definisi ‘kemewahan’ bagi Anda?

Bagi saya, kemewahan adalah para pembuat jam tangan yang fokus pada kreasi-kreasi yang sangat mahal, dengan kerumitan atau dekorasi yang tidak perlu. Menurut saya, itu bukan kreasi yang memiliki nilai jangka panjang bagus.

 

Sebagai connoisseur arloji dan kolektor antusias, apa ekspektasi Anda dari BaselWorld 2015 mendatang?

Kreasi-kreasi tanpa imajinasi dan lemah… Mungkin bisa dibilang tahun terburuk kalau kita memakai konteks wine. Saya rasa Swiss tidak bisa lagi mengendalikan harga. Pasar-pasar besar, yang hanya berpatokan pada kemewahan atau status, akan mendominasi baik penjualan baru maupun resale. Semua media cetak dan situs umum mengusung konsep harga tinggi, eksklusivitas, sejarah imajiner, sebagai “nilai”. Ini tipikal perilaku yang kita lihat dalam serial Mad Men… Bagaimana caranya menjual dengan rayuan, bukan dengan pemahaman pengetahuan. Peningkatan yang sebenarnya tidak disoroti, dan kelangkaan sejati pun tak pernah diungkapkan. Lihat saja TAG-Heuer V4. Temuan teknis yang benar-benar bagus, dibuat sebagai karya seni, langka, sulit dibuat ulang atau ditiru. Bagus sekali. Arlojinya cantik. Terjual habis hanya dalam hitungan minggu, tapi karena alasan yang salah. Tag V4 ini, tanpa tourbillon, akan bernilai tinggi setelah tahun 2020. Anda hampir tak melihat ada yang menjual. Bahkan Patek yang langka pun sering kita lihat dijual kembali. Tapi Tag V4 tidak. Saya rasa tahun 2015 kita akan melihat merek-merek besar membuat arloji dengan desain yang mereka benci tahun 1999 sampai 2009. Menggelikan sekali!

 

Kalau gaya pribadi Anda sendiri, arloji seperti apa yang Anda sukai dan mengapa?

Saya senang memakai arloji di kedua tangan, dan biasanya saya memakai setelan jas, jadi tidak ada yang memerhatikan. Setiap hari saya bolak-balik kantor-rumah sampai tiga kali. Jadi total saya bisa memakai enam sampai delapan buah jam sehari! Saya bahkan membawa kotak isi delapan jam ke kantor! Saya sangat menyukai konsep steam punk dan arloji yang dibuat dengan sempurna. GreubelForsey wajib dimiliki siapapun yang ingin dianggap serius. Atau kalau tidak, Lange 1 yang desainnya langka, hanya ada tak sampai 20 buah, adalah model wajib pakai. Ini semua sangat mahal! Kalau ingin kompromi, bisa membeli arloji-arloji langka Richard Mille, yang berbentuk bundar atau beberapa desain unik. IWC Grand complications lawas dari tahun 1999 sampai 2005 juga bagus. Merek-merek yang sudah “mulai hilang kilapnya dan tidak ada lagi” bisa menjadi barang koleksi yang tepat. Sistem penggeraknya bisa diperbaiki. Bahkan lukisan seorang grand master pun butuh restorasi. Masih tetap berharga!