BASELWORLD 2015

Merangkul tren terbaru, tercanggih dan terindah di dunia haute horlogerie

 

Setiap kali melangkah memasuki gedung pameran perhiasan dan jam tangan termegah di dunia ini, penulis selalu merasa kembali menjadi seorang anak kecil yang terkagum-kagum saat memasuki toko mainan terbesar di dunia! Bagaimana tidak, mulai dari pintu masuk dari kaca yang dijaga ketat oleh para petugas keamanan dan panitia, hingga ke setiap lantai pameran di mana berdiri megah stan dari berbagai merek ternama, BaselWorld benar-benar memanjakan siapapun yang mengunjunginya. Pameran terbesar di dunia ini menampilkan segala yang ingin disaksikan pengunjungnya yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia. Pada pameran tahun ini, Collector’s Guide-WATCHES Indonesia benar-benar ‘all out’ dalam membahas dan menampilkan tren dari beragam merek arloji yang kami anggap akan menarik minat para pembaca di Indonesia. Mulai dari Cover Story, wawancara eksklusif dengan para tokoh dan pelaku di industri horologi, hingga produk info yang mendalam akan mudah temui di hampir setiap halaman majalah kesayangan Anda ini. Berikut beberapa tren yang terlihat jelas dari berbagai koleksi terbaru mereka.

 

Berpacu Dengan SmartWatch

Tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran SmartWatch yang digembar-gemborkan oleh Apple baru-baru ini menjadikan para pemain di industri jam tangan mewah di Swiss tertantang untuk merangkul tren teknologi digital itu dengan jam tangan pintar dan canggih yang mereka ciptakan sendiri. Sebetulnya bukan kali ini saja industri jam mekanik Swiss harus terpukul, sebab pada era tahun 70-an hingga 80-an para pembuat jam tangan tradisional yang menjunjung tinggi sejarah dan tradisi pembuatan jam ini sempat terpukul hebat saat arloji quartz dari Asia menawarkan harga yang terjangkau dan tersedia secara luas. Kini dengan datangnya tren arloji pintar, Swiss telah siap menjawab tantangan ini dengan serangkaian penemuan terbaru mereka yang mengagumkan.

 

TAG-Heuer mengumumkan kemitraannya dengan Google dan Intel untuk koleksi arloji pintarnya yang dinamakan Android Wear, namun sayangnya mereka masih merahasiakan bentuk maupun harganya. Frederique Constant meluncurkan model Frederique Constant Horological Smartwatch, yaitu kombinasi antara pelacak kebugaran dan arloji yang terhubung ke ponsel Android dan iOS, yang memungkinkan untuk melacak aktivitas Anda, termasuk langkah, jarak yang ditempuh dan kalori yang terbakar, sekaligus menunjukkan berapa lama dan seberapa baik kualitas tidur.  Sementara Breitling menciptakan Breitling B55 Connected yang terhubung ke ponsel untuk mengubah zona waktu pada jam tangan secara cepat dan akurat, sekaligus mencatat waktu penerbangan. Rekaman penerbangan memang tidak umum sebagai fitur arloji pintar, tetapi B55 memang ditujukan untuk para pilot, yang secara hukum wajib mencatat seluruh waktu terbang mereka. Gucci memilih bekerja sama dengan mantan bintang Black Eyed Peas, Will.i.am demi menciptakan sebuah band yang cerdas yang bekerja secara independen dari ponsel. Arloji ini mengatur semuanya berkat konektivitas 3G dan juga akan mencakup fitur seperti kamera menghadap depan, pelacakan kebugaran, notifikasi, dan kontrol musik. Sementara Bulgari meluncurkan konsep jam tangan mewah yang bertindak sebagai kunci digital ke data terenkripsi Anda, yang diberi nama Diagono Magnesium. Arloji mekanik ini berkolaborasi dengan paspor elektronik terproteksi yang dinamakan Luxury Wrist Vault, dimana aplikasi ini memiliki berbagai keunggulan, termasuk melakukan pembayaran, masuk ke komunitas digital dengan aman, membuka pintu, menyalakan mesin mobil Anda di pagi hari, mendapatkan akses eksklusif ke lounge VIP dan memiliki microchip di dalamnya yang melindungi data digital sang pemilik arloji.